Investasi di forex sangat besar sekali resikonya namun para investor tidak usah khawatir karnya kita bisa meminimalkan resiko yang kelak akan di hadapi.
Maximize Profit Management
Cut Proifit :
Melakukan DQ apabila posisi kurs (running price) diatas harga beli atau apabila posisi kurs dibawah harga jual. DQ dilakukan apabila running price sudah sesuai dan maksimum.
Limit Order:
Menentukan kurs tertentu diatas kurs sekarang (running price) bila posisi open buy.
Menentukan kurs tertentu dibawah kurs sekarang (running price) bila posisi open sell.
Stop Order Profit:
Menentukan kurs tertentu dibawah running price diatas posisi open buy, menentukan kurs tertentu diatas running price dibawah posisi open sell.
Minimize Loss Management
Cut loss:
Memotong posisi rugi lama berdasarkan harga berlaku.
Stop loss order:
Ditetapkan kurs tertentu di bawah running price dan di bawah open buy atau diatas running price dan diatas open sell.
Bila terjadi pergerakan harga berlawanan dengan posisi yang diambil, maka akan terjadi automatic liquidation.
Cut and switch:
Melakukan liquidasi dengan posisi pertama (OB dengan OS) dan mengganti posisi dari kebalikannya. Hal ini dimaksudkan apabila prediksi pergerakan harga berlawanan dengan posisi yang diambil, secara terus menerus.
Hedging:
Mempertahankan posisi awal yang floating loss dengan mengambil posisi yang terbalik dari posisi yang pertama.
Double cover:
Kesalahan yang pertama diliquidasi dan selanjutnya mengambil posisi yang berlawanan dengan jumlah kontrak dua kali lebih besar dari yang pertama.
Stradle:
Mirip dengan hedging position, tetapi dengan membuka posisi baru dengan mata uang yang berbeda.
Averaging:
Setiap posisi loss akan ditambah dengan posisi baru dibawah harga beli atau diatas harga jual.
No comments:
Post a Comment